Senin

Foto Spektakuler Tumbukan Galaksi Antennae


Foto Spektakuler Tumbukan Galaksi Antennae



Quote:
Quote:
Originally Posted by Sepintas Mengenai Antennae

Quote:
Spoiler for Antennae:


Galaksi Antennae (juga dikenal sebagai NGC 4038/NGC 4039) merupakan sepasang galaksi yang berinteraksi di dalam konstelasi Corvus – Corvus constellation. Galaksi tersebut ditemukan oleh Friedrich Wilhelm Herschel pada tahun 1785.

Spoiler for Corvus Constellation:


Foto ini menunjukkan sebuah arah sudut penglihatan yang luas mengenai Konstelasi Corvus – Corvus Constellation dan bagian dari Konstelasi Hydra. Galaksi Antennae terletak di bagian selatan dari Konstelasi Corvus.


Spoiler for Dua bintang yang dikeluarkan dari kedua galaksi:


Galaksi Antennae sedang berada dalam sebuah tumbukan galaktik. Terletak dalam kelompok NGC 4038 bersama dengan lima galaksi lainnya, kedua galaksi tersebut disebut sebagai “Antennae” karena memiliki dua ekor bintang yang panjang, gas dan debu yang dikeluarkan dari galaksi tersebut sebagai hasil tumbukan yang menyerupai antennae dari seekor serangga. Nuclei dari kedua galaksi menyatu menjadi sebuah galaksi besar. Kebanyakan galaksi mungkin mengalami paling tidak sebuah tumbukan signifikan dalam masa hidup mereka.
Quote:
Originally Posted by Jarak

Spoiler for Jauh gan..!!!:


Terletak sejauh 1.2 milyar tahun yang lalu, Antennae adalah dua galaksi yang terpisah. NGC 4038 merupakan sebuah galaksi spiral dan NGC 4039 merupakan sebuah galaksi spiral yang terbatas. Sebelum kedua galaksi bertumbukan, NGC 4039 lebih besar daripada NGC 4038 (sekitar 900 juta tahun yang lalu), Antennae mulai untuk saling mendekati satu sama lain, mirip dengan NGC 2007 dan IC 2163. Sekitar 600 juta tahun yang lalu, Anttennae saling melewati satu sama lain, terlihat mirip dengan Mice Galaxy. Sekitar 300 juta tahun yang lalu, bintang-bintang Antennae mulai terlepas dari kedua galaksi. Sekarang, sebanyak dua proyeksi dari bintang telah dikeluarkan menjauhi galaksi yang sebenarnya, sehingga terjadilah bentuk antennae.
Dalam 400 juta tahun, nuclei Antennae akan bertumbukan dan menjadi sebuah inti tunggal dengan bintang, gas, dan debu di sekitarnya. Observasi dan simulasi dari galaksi yang betumbukan menunjukkan Galaksi Antennae cenderung akan membentuk sebuah galaksi elliptical.
Spoiler for Awalnya dua galaksi:


Quote:
Originally Posted by Sumber X-Ray

Spoiler for Diliat pake X-Ray:


Berdasarkan analisis Chandra X-ray Observatory, Galaksi Antennae kaya akan deposit neon, magnesium, dan silicon. Elemen tersebut berada di antara elemen yang membentuk bahan dasar planet yang berhabitat. Awan yang digambarkan mengandung magnesium dan silicon sebanyak 16 dan 24 kali lebih banyak dibandingkan yang terdapat pada matahari. Antennae terletak pada RA 12h 01m 53.0s / 12h 01m 53.6s Dec -18° 52′ 10″ / -18° 53′ 11″.
Quote:
Originally Posted by UPDATE GAN

UPDATE GAN..!!!

Spoiler for Antennae:


Penelitian baru pada Galaksi Antennae menggunakan Advanced Camera for Surveys di Teleskop Ruang Angkasa Hubble NASA/ESA – NASA/ESA Hubble Space Telescope menunjukkan bahwa sepasang galaksi yang sedang berinteraksi ini, faktanya, bergerak lebih dekat daripada yang diperkirakan sebelumnya – sejauh 46 juta tahun cahaya daripada perkiran awal 65 juta tahun cahaya.

Galaksi Antennae merupakan galaksi terdekat yang diketahui mengalami penyatuan. Kedua galaksi tersebut, juga diketahui sebagai NGC 4038 dan NGC 4039 , mulai berinteraksi sekitar jutaan tahun yang lalu, menghasilkan sebuah “PEMANDANGAN” yang paling mengagumkan pada lagit di malam hari. Galaksi tersebut oleh para peneliti dianggap sebagai sistem galaksi arcthypal yang sedang menatu dan digunakan sebagai standar untuk memvalidasi teori-teori mengenai evolusi galaksi.

Proksimitas sistem Antennae merupakan penyatuan galaksi yang paling bagus dipelajari, dengan sejumlah data yang memadai untuk dibandingkan dengan prediksi model teoritis. Saviane, seorang ahli dari Observatorium bagian selatan Eropa, mengatakan “Seluruh model yang digunakan untuk evolusi galaksi harus mampu memastikan gambaran Galaksi Antennae yang diamati, sama seperti pada model stellar harus mampu menyamakan bagian yang diamati pada matahari. Model-model akurat membutuhkan parameter penyatuan yang tepat, oleh karena itu, jarak merupakan faktor yang sangat penting.

Jarak canonical Galaksi Antennae adalah sekitar 65 juta tahun walaupun nilai selama 100 juta tahun yang lalu telah digunakan. Matahari kita hanya berjarak 8 menit cahaya dari kita, jadi, Galaksi Antennase mungkin nampak terlihat jauh, tetapi jika kita mengetahui galaksi-galaksi yang jaraknya 10 Milyar tahun, maka kedua Galaksi Antennae benar-benar merupakan galaksi tetangga kita.

Mempelajari kandungan yang terdapat pada galaksi tersebut memberikan kia gambaran pendahuluan apa yang mungkin tejadi ketika galaksi Milky Way kita bertumbukan dengan galaksi Andromeda yang saling berdekatan pada beberapa milyar tahun yang lalu. Walaupun galaksi yang menyatu di era sekarang ini jarang terjadi, dipercaya bahwa pada masa lalu galaksi tersebut merupakan bagian penting dalam evolusi galaksi.
Quote:
Originally Posted by berita dari NASA

Spoiler for Video Antennae:

VIVAnews - Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) merilis foto dan video spektakuler tumbukan dua galaksi.
Disebut sistem Galaksi Antennae karena bentuknya seperti antena. Ia terletak di 62 juta tahun cahaya dari Bumi -- disajikan dalam gambar komposit dari Observatorium Chandra X-ray (warna Biru), teleskop Hubble (warna emas), dan teleskop Spitzer (warna merah).

Tumbukan yang terjadi sejak lebih dari 100 juta tahun lalu ini memicu pembentukan jutaan bintang di awan -- yang terbentuk dari debu dan gas -- di galaksi. Yang terbesar dari bayi bintang ini telah melampaui evolusi mereka dalam beberapa juta tahun meledak sebagai supernova.

Gambar X-ray dari Chandra menunjukkan awan besar yang panas, gas interstellar -- yang telah disuntik dengan unsur yang kaya dari ledakan supernova. Gas ini kaya dengan elemen seperti oksigen, besi, magnesium, dan silikon -- yang akan digabungkan ke dalam unsur bintang atau planet baru.

Sementara, titik-titik terang dalam gambar disebabkan materi yang jatuh ke dalam lubang hitam (black hole) dan

juga neutron dari sisa-sisa bintang besar. Beberapa lubang hitam diperkirakan memiliki massa yang hampir seratus kali Matahari.

Sedangkan data dari Spitzer menunjukkan cahaya inframerah dari awan debu hangat yang telah dipanaskan oleh bintang-bintang yang baru lahir -- dengan awan yang melayang berada di tengah dua galaksi.

Data Hubble menggambarkan bintang tua berwarna merah, filamen debu dalam warna cokelat, dan bintang-bintang yang baru lahir berwarna kuning dan putih. Objek redup dalam gambar optik adalah kelompok yang berisi ribuan bintang. (sj)
Spoiler for Antennae:

Spoiler for Antennae:

Spoiler for Antennae:

Spoiler for Antennae:

Spoiler for Antennae:

Spoiler for Antennae:

Spoiler for Antennae:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar